Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Melemah, Trump Klaim Progres Besar di Ukraina
Wednesday, 26 November 2025 23:31 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak stabil pada hari Rabu(26/11) setelah ditutup pada level terendah dalam satu bulan di tengah optimisme Gedung Putih mengenai kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina, sebuah perkembangan yang dapat melonggarkan pembatasan minyak Moskow di pasar yang sudah kelebihan pasokan.

Harga minyak West Texas Intermediate berada di kisaran $58 per barel, dengan volume yang cenderung menurun menjelang libur Thanksgiving hari Kamis di AS. Steve Witkoff, utusan Presiden AS Donald Trump, akan memimpin delegasi untuk perundingan di Rusia minggu depan guna mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun, kata seorang pejabat Kremlin.

Kepala staf pemimpin Ukraina mengatakan negosiasi di Jenewa telah meletakkan "fondasi yang baik." Namun, kesepakatan damai apa pun masih menghadapi kendala yang sama seperti di masa lalu: Apa yang memuaskan Ukraina kemungkinan besar akan menjadi pemecah kesepakatan bagi Rusia, dan sebaliknya.

Sebagian besar minyak dan bahan bakar Rusia dikenai sanksi berat dari Barat, dengan pembatasan AS terhadap dua produsen terbesar mulai berlaku minggu lalu. Namun, Tiongkok, India, dan Turki telah menjadi pembeli minyak mentah yang antusias, sehingga dampak pencabutan pembatasan terhadap harga global sulit diukur.

"Penyesuaian kecil antara AS, Rusia, Ukraina, dan Uni Eropa terkait usulan kesepakatan damai telah dicerna dengan saksama oleh pasar," tulis analis Standard Chartered termasuk Emily Ashford dalam sebuah catatan. "Setiap tanda positif kolaborasi atau kesepakatan telah mengakibatkan aksi jual jangka pendek, sementara meredanya antusiasme telah mendorong harga."

Sementara itu, di AS, Badan Informasi Energi (EIA) melaporkan pada hari Rabu bahwa persediaan minyak mentah secara keseluruhan naik sebesar 2,8 juta barel, sementara persediaan bensin dan sulingan juga meningkat. Hal itu tidak banyak meredakan kekhawatiran akan kelebihan pasokan yang semakin besar.

Minyak telah turun lebih dari seperlima sejak pertengahan Juni karena Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya memulihkan pasokan, sementara produsen di luar kelompok tersebut juga memompa lebih banyak. Pasokan minyak mentah dunia diperkirakan akan melampaui permintaan dengan rekor 4 juta barel per hari tahun depan, menurut perkiraan Badan Energi Internasional bulan ini.

Goldman Sachs Group Inc. mengatakan kesepakatan damai dapat memangkas sekitar $5 per barel dari perkiraan dasar $56 tahun depan. "Itu akan menempatkan Brent pada tahun 2026 di kisaran $50-an," kata analis Daan Struyven kepada Bloomberg TV.

WTI untuk pengiriman Januari stabil di $58,01 per barel pada pukul 11.26 pagi di New York. Brent untuk penyelesaian Januari diperdagangkan pada $62,41 per barel.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS